Polres Serang Gelar Operasi Cipkon Pastikan THM Tutup di Masa Pandemi

Sanksi disiplin berupa push up kepada sekelompok remaja yang tidak menggunakan masker. (Foto: TitikNOL)
Sanksi disiplin berupa push up kepada sekelompok remaja yang tidak menggunakan masker. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dalam rangka menciptakan suasana Kamtibmas yang aman dan nyaman, Kepolisian Resor Serang mengerahkan puluhan personil menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) disejumlah titik, Sabtu (27/2/2021) malam.

Operasi itu bertujuan untuk memastikan tempat hiburan malam (THM) tidak beroperasi serta penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan.

"Dari hasil pengecekan di sepanjang Jalan Raya Cikande - Ciruas tidak satupun THM yang beroperasi. Kita pastikan seluruh THM yang diperiksa dalam keadaan terkunci dari luar, semuanya dalam kondisi tutup," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono.

Dikatakan Kapolres, tidak jauh dari ruko Cafe Leo, petugas memergoki sekelompok remaja yang sedang nongkrong dengan tidak mematuhi protokol kesehatan. Usai dilakukan pemeriksaan, sejumlah remaja yang tidak bermasker diberikan imbauan dan sanksi disiplin berupa push up.

"Langkah penindakan ini kita lakukan untuk menumbuhkan kesadaraan masyarakat di situasi pandemi agar mematuhi prokes," ujar Kapolres.

Mantan Kapolres Majalengka ini menambahkan, pendisiplinan protokol kesehatan sangat penting sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, apalagi lagi saat pemeritah telah membatasi kegiatan masyarakat melalui program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Oleh karena itu, Kapolres mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yaitu dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan melalui 5M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, menghidari kerumunan serta membatasi mobilitas)

"Lakukan disiplin protokol kesehatan agar penyebaran wabah Covid-19 ini cepat berakhir," pungkasnya.

Kapolres berpesan kepada masyarakat agar ikut mensukseskan program vaksinasi Covid-19, selain aman digunakan menurut BPOM, juga telah dijamin halal oleh MUI.

Selain itu, pihaknya meminta masyarakat agar terus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, baik sebelum ataupun sesudah vaksin diberikan. Sebab vaksin tidak menjamin orang akan imun terhadap serangan penyakit.

"Saya minta usai menjalani vaksinasi, kita terus menjaga protokol kesehatan secara ketat sehingga kita bisa memutus rantai penularan Covid-19," ujarnya. (HR/TN1)

Komentar