Kapolda Banten: Potensi Konflik Pasca Pilkada Sangat Tinggi

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok: detik)
Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok: detik)

SERANG, TitikNOL – Usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten selesai melakukan hasil penghitungan suara secara real count, pihak kepolisian memprediksi potensi konflik akan sangat tinggi.

Di mana, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul tipis dibandingkan rivalnya Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

"Jumlah yang terpaut tipis ini, diprediksi bisa menjadi potensi konflik yang cukup tinggi," kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Selasa (21/2/2017).

Untuk mengantisipasinya, pihaknya sudah meminta bantuan personil dari Mabes Polri dan TNI untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif.

"Disetiap tahapan rekapitulasi dari tingkat PPK, KPU kabupaten/Kota, hingga tingkat KPU Provinsi kita pertebal kekuatannya (personil). Ini semua demi mengantisipasi ada kecurangan atau intimidasi yang dapat merubah hasilnya," ungkapnya.

Hal itu lantaran, pihaknya mendapatkan informasi akan ada aksi demo dari masyarakat. Namun, pihaknya menghimbau agar aksinya tidak anarkis.

Jendral bintang satu itu juga mengungkapkan bahwa bantuan peraonil dari Mabes Polri sebanyak 300 personil sudah datang dan disebar kesetiap titik-titik rawan di tanah para jawara.

Bantuan personil tersebut, menambah kekuatan yang sebelumnya sudah menerjunkan sebanyak kurang lebih empat ribu personil. (Gat/Rif)

Komentar