Jum`at, 4 April 2025

Disperindagdop Kesulitan Soal Penataan Pasar Kepandean

Pasar Kepandean. (Foto: TitikNOL)
Pasar Kepandean. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (DisperdaginkopUKM) Kota Serang, mengaku buntu dalam menata dan meramaikan Pasar di Kepandean.

Pasar yang launching pada tahun 2019 dan disiapkan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) itu kian hari semakin sepi tanpa pembeli. Pasar hanya ramai oleh para pedagang yang menjual alat otomotif.

Kepala Dinas Disperindagdop Kota Serang Yoyo Wicahyono, mengaku kebingunan dalam meramaikan Pasar di Kepandean. Padahal, sosialisasi sudah digalakan. Bahkan, pihaknya mengaku fasilitas yang disediakan sudah mencapai 95 persen.

"Mereka itu akan kami pikirkan di tahun 2020 ini. Bapak promosikan dulu, ya apa yang di promosikan ja sepi. Sama, saya nanya pedagang nggak mau disitu sepi pembeli. Masyarakat kenapa nggak ke situ? karena nggak ada pedagang. Kata penjual nggak ada pembeli, kata pembeli nggak ada penjual. Bingung sayanya," katanya saat ditemui di Puspemkot Serang, Kamis (09/01/2020).

Selain itu, ia juga mengaku kesulitan dalam menata dan meramaikan Pasar di Kepandean. Padahal, pihaknya tidak memungut sepeser pun dari lapak di Kepandean.

"Kami coba dengan kelapa juga resisten, PKL juga masih belum mau, yang penting tugas saya sudah menyiapkan, sosialisasikan. Masa harus di paksa-paksa itu kan harus Satpol-PP," ujarnya.

Hal lain yang menjadi masalah adalah tentang penerangan. Pasalnya, dokumen Disperindagdop tidak sesuai dengan prosedur Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Jadi tidak ada kesesuaian dari dokumen kami dengan PLN, tentunya kami tindaklanjuti tendor karena disitu 450 wat itu terininikan dengan kuota, jadi harus 900 wat," imbuhnya.

Dalam meramaikan Pasar, kata Yoyo, seharusnya tidak memakan waktu yang lama. Yang terpenting, pedagang konsisten membuka lapaknya untuk berjualan.

"Yang jelas saya bekerja dengan perencanaan dan target kerja. Ya sebetulnya nggak berapa tahun, satu tahun juga akan berjalan kalau pedagangnya ada. Kami akan adakan event disitu," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar