Selama 2016, TKI Sumbang Devisa Negara Rp152 Triliun

Ketua BNP2TKI Nusron Wahid saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)
Ketua BNP2TKI Nusron Wahid saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Badan Nasional Penemaptan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indoensia (BNP2TKI) mengklaim, pada 2016 TKI menyumbang devisa ke negara hingga USD10,6 miliar atau Rp152 Triliun.

“Remintansi dari tenaga kerja indonesia tahun 2016 menyumbang devisa negara hingga USD10,6 miliar. Tinggal dikali aja satu dolarnya, jadinya sekitar Rp152 triliun,” kata Ketua BNP2TKI Nusron Wahid, Kamis (14/12/2017).

Devisa yang setiap tahunnya bertambah itu kata Nusron, disumbang dari 6,2 juta tenaga kerja indonesia yang bekerja di luar negeri selama tahun 2016. Angka tersebut pun setiap tahunnya terus bertambah hingga delapan persen.

“Untuk tengaga kerja Indonesia yang bekerja d beberapa negara terus bertambah setiap tahunnya mencapai delapan persen,” ungkapnya.

BNP2TKI sendiri ke depannya mengaku akan berupaya mengintegritaskan pusat pelatihan advokasi untuk para tenaga kerja migran Indonsia.

”Setiap komponen biaya pendidikan yang dianggarkan kementerian pendidikan dapat dialokasikan untuk pelatihan para tenaga kerja migran Indonesia,” lanjutnya.

Pihaknya mengingikan, agar pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pendidikan, dapat mengalokasikan sepuluh persen anggaran untuk pelatihan – pelatihan.

”Para calon pekerja miran Indonesia medapatkan pelatihan dan uji kompetensi yang layak untuk bekerja di luar negeri nantinya,” pungkasnya. (Gat/red)

Komentar