SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang buka jalur akses jalan penghubung antara Kelurahan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, Kota Serang menyambung dengan Desa Lebak Wana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Akses jalan ini dapat terbuka atas dasar hasil swadaya masyarakat. Bahkan para warga rela menghibahkan tanahnya untuk pembukaan akses jalan penghubung tersebut.
"Ya keluhan masyarakat terutama minta di buat jalan terobosan. Makanya masyarakat bersedia menghibahkan tanah. Jadi tanahnya dari masyarakat yang ngasih, nggak beli," kata Arman salah satu warga Kelurahan Umbul Tengah saat ditemui di lokasi, Selasa, (22/10/2019).
Menurut Arman, awalnya jalan ini setapak dan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki. Namun, karena anak sekolah bergantung pada jalur tersebut, maka para warga dengan sukarela bergotong royong membuka poros jalan baru.
"Anak sekolah lewat sini. Sekolah agama tiap sore," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Walikota Serang Syafrudin meninjau langsung pembangunan poros jalan. Dengan melihat semangat gotong royong para warga, Syafrudin pun mengaku akan membangun jalur penghubung tersebut pada tahun 2020.
"APBD Perubahan ini kami buat padat. Kemudian kami giring dengan silinder. Pengaspalan insyaallah 2020," terangnya.
Dalam membuktikan keseriusannya, Syafrudin pun akan menghibahkan 470 semen untuk pembangunan awal jalan. Selain itu, pihaknya juga telah menurunkan alat berat perata jalan untuk mempermudah kerja bakti masyarakat.
"Yang semula jalan ini tidak ada. Masyarakat menghibahkan tanahnya selebar 4 meter dan panjangnya kurang lebih 340 meter," ungkapnya.
Ia pun berharap, dengan dibukanya jalur penghubung tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Mengingat, jalur ini merupakan akses alternatif warga.
"Intinya pada hari ini, kami membuka jalan dari Tegal Tonggleng sampai perbatasan Kramatwatu," tukasnya.
Pantauan di lokasi, jalur sepanjang 340 meter itu telah di buka. Walaupun saat ini badan jalan masih dalam keadaan perbaikan dan belum di onderlagh. (Son/TN1)