TANGSEL, TitikNOL - Beredar kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan buruh PT Sandratex, di Jalan Ir H. Juanda, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, diakibatkan adanya alih fungsi lahan.
Kabar pengalihan fungsi lahan pabrik tekstil PT Sandratex, pun telah beralih kepada tangan kedua untuk pembangunan sebuah apartemen yang bakal menggantikan pabrik tekstil milik Mintardjo Halim.
Menurut narasumber TitikNOL yang tak ingin namanya disebutkan, kabar informasi lahan milik PT Sandratex yang rencananya beralih fungsi menjadi sebuah apartemen telah beredar sejak lama. Bahkan disebutkan, para pekerja mendapatkan pesangon Rp89 juta perorang, dari pihak pembeli Sandratex untuk mengosongkan lahan.
Namun, dari pihak Sandratex sendiri dikabarkan tidak memberikan secara full pesangon para pekerja, dan hanya menawarkan uang pesangon Rp 35 juta peeorang, sehingga mengakibatkan ratusan mantan buruh PT Sandratex berunjuk rasa menuntut hak pesangon yang layak.
Baca juga: Buntut PHK Massal, Mantan Buruh PT Sandratex Terserang Stroke
"Kabar Sandratex dibeli untuk pembangunan apartemen itu sudah lama, mas. Infonya sih, setiap pekerja mendapatkan pesangon Rp89 juta dari pihak pembeli lahan Sandratex untuk mengosongkan lahan. Namun, pihak Sandratex hanya memberikan uang pesangon sebesar Rp35 juta, makanya para pekerja pada demo," terang narasumber tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit Konferensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPTSK KSPSI) PT. Sandratex, Muryanto membantah adanya kabar tersebut.
"Tidak, ya tidak ada", terang Muryanto dengan singkat ketika dikonfirmasi TitikNOL melalui jejaring whatsshap, Kamis (13/12/2018).
Seperti informasi yang diperoleh TitikNOL, ratusan mantan pekerja PT Sandratex telah mendatangi Kantor Walikota Tangerang Selatan, pada Rabu (12/22/2018) kemarin.
Dalam kehadirannya, para pekerja diketahui meminta dukungan Pemkot Tangerang Selatan untuk ikut menyelesaikan persoalan pesangon dan meminta untuk tidak memberikan rekomendasi atas alih fungsi lahan di PT Sandratex. (Don/TN3)