Kamis, 3 April 2025

Hisap Gas Beracun, Dua Penambang Batubara di Lebak Tewas

Lobang galian batubara kembali makan korban. Dua gurandil tewas karena menghirup racun karbon dioksida di dalam lobang galian tersebut. Tampak salah satu korban tengah dievakuasi. Rabu (22/7/2020). (Foto: TitikNOL)
Lobang galian batubara kembali makan korban. Dua gurandil tewas karena menghirup racun karbon dioksida di dalam lobang galian tersebut. Tampak salah satu korban tengah dievakuasi. Rabu (22/7/2020). (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Nasib nahas menimpa dua orang gurandil di Lebak selatan. Keduanya dilaporkan tewas, ketika tengah menyedot air di dalam galian lobang batubara di Blok Cibetot, Desa Lebaktipar, Kecamatan Cilograng.

Disebutkan, korban ditemukan tidak bernyawa setelah diduga menghirup racun karbon dioksida di dalam lubang galian batubara tersebut pada Rabu (22/07/2020) lalu.

Informasi yang didapat, kedua korban bernama Indra (25) warga Kampung Tipari RT 03/RW 01 Desa Lebaktipar, Kecamatan Cilograng dan Asep (23) warga Kampung Cisuren, Desa Cisuren, Kecamatan Bayah.

Menurut keterangan, kronologis kejadian bermula ketika kedua korban tengah nyedot air untuk dikeluarkan di dalam galian batubara. Namun korban malah menghirup racun karbon dioksida hinhga membuat keduanya tewas.

Seorang saksi mata menyebut, korban saat masuk lubang untuk menyedot air lama tidak keluar-keluar. Karena curiga, saksi dengan warga lain mendatangi lubang dan memasang blower agar udara masuk.




"Sekian lama kedua korban tidak keluar dari lubang tersebut, kami mulai curiga terjadi sesuatu di dalam lobang. Kemudian kami dibantu warga dengan menggunakan blower berusaha mengeluarkan kedua jasad korban dari lobang," tutur Dina saksi kejadian, Kamis (23/07/2020) kepada wartawan.

Terpisah, Komandan Rayon Militer (Danramil) 0315 Bayah, Kapten (Arm) Rosyid membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, saat ini kasusnya sudah ditangani pihak Polsek Cilograng.

"Betul pak, dua orang meninggal di lubang batubara karena menghirup racun oksigen. Kasus ini sekarang sedang ditangani pihak Polsek Cilograng," terang Kapten Rosyad. (Gun/TN1)

Komentar