Tronton Milik PT Cemindo Tergelincir, Ruas Malingping-Bayah Macet 2 KM

Toronton B 9988JP pengangkut matrial berat tergelincir di ruas Malingping - Bayah, tepatnya di Cihara. Kondisi ini membuat jalur padat tersebut lumpuh hampir seharian. (Foto: TitikNOL)Toronton B 9988JP pengangkut matrial berat tergelincir di ruas Malingping - Bayah, tepatnya di Cihara. Kondisi ini membuat jalur padat tersebut lumpuh hampir seharian. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Truk tronton bermuatan material untuk pembangunan pabrik semen PT Cemindo Gemilang (CG) bernopol B 9988 JP, tergelincir di ruas jalan Malingping - Bayah, tepatnya di Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Minggu (21/4/2019) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun kejadian ini menimbulkan kemacetan cukup panjang hingga dua Kilometer.

Mobil truk gandengan itu melintang di tengah jalan dan menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, akses dari kedua arah pun tertutup.

Pengemudi truk tronton Agus, mengaku perjalanannya ke Kecamatan Bayah terlambat hingga satu jam akibat terhalang mobil tronton.

"Tentu saja kami sangat dirugikan terutama waktu perjalanan jadi terlambat. Karena itu kami mohon ke depan untuk kendaraan tidak sesuai kelas jalan agar tidak seenaknya,” katanya.

Agus berharap, aparat yang berkompeten agar kembali melakukan penertiban khususnya terhadap kendaraan tidak sesuai kelas jalan.

“Ini baru menghambat perjalanan. Bagaimana nanti kalau sampai menyebabkan kecelakaan lalulintas karena saat kendaraan seperti itu melintas sebagian badan jalan tertutup,” tuturnya.

Senada dikeluhkan Usup Supriadi, warga Kecamatan Bayah, selaku pengguna jalan yang juga sebagai Kasatpol PP pada kantor Kecamatan Malingping mengaku perjalanannya dari rumahnya di Bayah terganggu.

"Saya sudah hampir satu jam tidak bisa lewat, karena tertutup mobil besar melintang dijalan tersebut," kata Kasatpol PP pada kantor Kecamatan Malingping, Usup Supriadi, kepada wartawan.

Menurut Usup, perjalanannya menuju tempat kerjanya menghadiri pleno rekapitulasi penghitungan suara di PPK bisa berlanjut setelah warga berinisiatif memasang plang informasi agar kendaraan dari arah Bayah ke Malingping tidak melintas dulu.

"Pinggir jalannya kan ada selokan, sehingga jalan di lokasi tersebut sulit dilalui," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Panggarangan, AKP Sadimun belum berhasil dihubungi wartawan.(Gun/TN1)

Komentar