Sabtu, 5 April 2025

Gara-gara Asmara, Pemuda di Lebak Dikeroyok Hingga Tewas

Jenazah Dudi alias Tapok berada di ruang kamar mayat RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)
Jenazah Dudi alias Tapok berada di ruang kamar mayat RSUD Adjidarmo Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Dudi Irawan (38) alias Tapok warga kampung/desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, tewas dengan penuh luka tusuk dan bacokan disekujur tubuh.

Tapok tewas akibat dikeroyok sejumlah orang yang sudah diketahui identitasnya di Kampung Babakan Nambo Seeng, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (20/5/2017) dini hari tadi sekira pukul 01.30 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, korban tewas bersimbah darah dengan kondisi luka parah di bagian perut akibat sabetan benda tajam jenis pisau badik dan mengalami luka tusuk dibagian dada serta bacokan dibagian tangan.

Beong (56), orang tua Tapok saat dihubungi TitikNOL melalui sambungan telepon genggamnya menututurkan, sebelum kejadian, korban sempat memiliki masalah soal hubungan mantan istrinya dengan salah seorang terduga pelaku penusukan dan pengeroyokan.

Namun kata Beong, permasalahan antara korban dengan mantan Istri dan terduga pelaku sudah di selesaikan secara musyawarah. Entah kenapa, pada Selasa malam tadi lanjut Beong, korban dan pelaku bertemu kembali disekitar lokasi kejadian yang berujung terjadinya peristiwa pengeroyokan yang menewaskan Dudi alias Tapok.

"Sekitar jam 2 pagi saya dapat kabar anak saya sudah meninggal dan berada di rumah sakit. Begitu saya datang dan melihat langsung, dada anak saya ada luka tusuk, usus perutnya terburai keluar dan dibagian tangannya ada luka bacokan," ujar Beong.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Zamrul Aini saat dihubungi membenarkan soal peristiwa pengeroyokan dan motif dari kejadian tersebut.

"Satu orang tersangka berinisial A sudah kita amankan, sementara rekan A berinisial E sedang dalam pengejaran anggota kita dan masih kita kembangkan. Motifnya soal hubungan seorang perempuan dengan pelaku, jasad korban akan di otopsi sekarang," pungkasnya. (Gun/red)

Komentar