Sebut LSM Meresahkan, Pengusaha Ternak Intimidasi Pendemo

Massa LSM Bentar saat menggelar aksi demo di halaman kantor Camat Cilograng menyikapi soal maraknya kandang ayam yang tidak berizin. (Foto: TitikNOL)
Massa LSM Bentar saat menggelar aksi demo di halaman kantor Camat Cilograng menyikapi soal maraknya kandang ayam yang tidak berizin. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Seorang pengusaha kandang ayam ternak di Kecamatan CIlograng, Kabupaten Lebak bernama Herdi, sebut adanya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sudah meresahkan masyarakat.

Pernyataan Herdi disampaikan di tengah berlangsungnya audiensi antara massa pendemo dengan pihak Camat Cilograng, Edi Sunaedi yang dihadiri unsur Muspika setempat, Rabu (26/7/2017).

Dikatakan Ahmad Yani, Ketua LSM Bentar Kabupaten Lebak, Herdi pengusaha kandang ayam mengeluarkan statemen bahwa wartawan dan LSM sudah meresahkan masyarakat.

Statemen itu diungkapkan Herdi yang juga diketahui sebagai seorang guru PNS di salah satu SDN di Desa Cijengkol, di hadapan forum saat tengah berlangsungnya audiensi antara pendemo dengan Camat Cilograng.

"Statemen itu dihadapan forum oleh Herdi pengusaha kandang ayam saat kami sedang audiensi dengan camat, bahwa ada wartawan dan LSM sudah meresahkan masyarakat," beber Ahamd Yani.

Selain itu, Ahmad Yani pun mengaku para pendemo pasca menggelar aksi di halaman kantor Camat Cilograng terkait penyikapan maraknya kandang ternak ayam yang tidak berizin, telah mendapatkan intimidasi dari dua pengusaha yang diduga melibatkan puluhan orang-orang suruhan oknum pengusaha kandang ternak tersebut.

"Kami mendapat intimidasi usai menggelar aksi, kalau kami ladeni pasti bentrok. Untung saja di lerai oleh sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Cilograng yang mengamankan jalannya aksi," ucap Ahmad Yani.

Baca juga: Marak Kandang Ayam Tanpa Izin, Warga Demo Kantor Camat Cilograng

Terpisah, Camat Cilograng, Edi Sunaedi membenarkan adanya insiden perkataan yang tidak pantas diucapkan oleh salah seorang pengusaha kandang ayam tersebut.

"Jadi begini, sebelumnya saya sudah minta agar pengusaha kandang ayam itu tidak perlu datang dan ikut bicara. Tapi diakhir audiensi dan ketika saya mau tutup, mik itu direbut oleh Herdi. Ya, benar ada ucapan yang tidak pantas diucapkan, yang saya dengar bicaranya begini, ada LSM sudah meresahkan Kepala Desa dan warga, itu yang saya dengar," ujar Edi Sunaedi.

"Saya juga menyesalkan adanya ucapan seperti itu, LSM itu kan kontrol sosial dan kami justru merasa terbantu adanya informasi soal permasalahan kandang ayam ini," tukas Edi menambahkan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari Herdi selaku pengusaha kandang ayam yang juga disebut seorang guru PNS di Desa Cijengkol. (Gun/red)

Komentar