Waduh, Buruh Ancam Tidak akan Bubar Sebelum Ditemui Plt Gubernur

Ratusan buruh tengah bertahan sebelum ada keputusan untuk memenuhi tuntutannya. (Foto: TitikNOL)
Ratusan buruh tengah bertahan sebelum ada keputusan untuk memenuhi tuntutannya. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Ratusan buruh asal Cilegon mengancam tidak akan membubarkan diri, sebelum ditemui langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten Nata Irawan. Para buruh akan terus bertahan sebelum ada keputusan untuk memenuhi tuntutan para buruh.

Dikatakan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon Saprudin, hasil pertemuan dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten tidak memuaskan karena tidak ada keputusan untuk memenuhi tuntutan.

"Kami kecewa tidak ada keputusan apapun. Saya dan semuanya hanya minta apapun keputusannya ada secara tertulis. Jika tidak ada, kami akan tetap bertahan sampai ada hasilnya," kata Saprudin, ditemui lokasi Aksi, di Depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kamis (17/11/2016).

Mereka pun mengancam, akan tetap bertahan melakukan aksi sebelum Plt Gubernur Banten Nata Irawan menemui aksi dan melakukan keputusan secara tertulis.

"Hasil pertemuan tadi, mereka tidak mempunyai disasimeker. Nah sekarang tugas Plt degelasinya seperti apa (Disnakertrans). Kalau tidak ada disasimeker buat apa, hanya menerima asspirasi tidak usah. Kita hanya ingin keputusan walaupun itu harus dilakukan audensi kembali kita lebih menghormati itu" ungkapnya.

Seperti diketahui para buruh menolak PP 78 tahun 2015 dan buruh pun menuntut rekomendasi UMK yang telah ditetapkan oleh Walikota Cilegon, TB Iman Ariyadi sebesar 20 persen untuk direalisasikan. (Meghat/Rif)

Komentar