TKA di PT IMM di Lebak Selatan akan Disidak Disnaker Banten

Ilustrasi. (Dok: Sukabumizone)Ilustrasi. (Dok: Sukabumizone)

LEBAK, TitikNOL - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Banten mengancam akan mengeluarkan paksa Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PT Indo Mitra Mulya (IMM), jika terbukti tidak memiliki kelengkapan dokumen.

Dikatakan Winarno, Petugas Pengawas TKA pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten, pengawas TKA Disnaker Banten baru menerima laporan resmi dari Pengawas Dinas Tenaga Kerja Pemkab Lebak terkait keberadaan TKA di PT. IMM.

"Saya baru menerima laporan dari pak Kabid di Disnaker Lebak, surat resminya baru dikirim oleh Disnaker Lebak ke Disnaker Provinsi hari ini," ujar Winarno.

Baca juga: Dampak Pengolahan Emas PT IMM, Hektaran Tanaman Warga Mati

Saat ini kata Winarno, pihaknya tengah menunggu surat perintah tugas dari Kadisnaker Provinsi Banten untuk ke lokasi PT. IMM di Kabupaten Lebak, guna melakukan pengecekan dan mendata semua kelengkapan dokumen para TKA di PT. IMM tersebut.

"Kalau dari Disnaker Lebak sudah melaporkan ke kita," ujarnya.

Ditanya upaya apa saja dari pihak Pengawasan TKA Disnaker Provinsi Banten yang akan dilakukan terhadap para TKA di PT. IMM tersebut, Winarno mengatakan jika pihaknya akan menanyakan izin atau kelengkapan yang berkaitan dengan dokumen tenaga kerja para TKA tersebut.

"Izin bekerjanya ada nggak, IMTAnya ada nggak. Yang berkaitan dokumen TKA itu, itu kan ada IMTA, Kitas, Visa, Paspor, terus kemudian SK penempatannya. Kalau tidak ada kelengkapan dokumen itu, sanksinya harus keluar dari tempat kerja itu. Setelah dikeluarkan, itu nanti kita akan kerjasama dengan pihak Imigrasi. Soal mendeportasi kan kewenangannya Imigrasi," tegas Winarno.

Disinggung karena sudah ramai mencuat di media massa, kemungkinan jika ada TKA itu melarikan diri atau ada oknum yang sengaja melarikan diri para TKA itu, kata Winarno, jika ada yang melarikan diri seperti itu, pihaknya mengatakan akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk mencarinya.

"Ya kalau ada yang melarikan diri sebelum kita data dan kroscek, kita akan kerjasama dengan pihak aparat Kepolisian," tukasnya (Rian/Gun/TN1)

Komentar