Museum Banten dipenuhi sampah, Dindikbud Provinsi Banten cuek

Tumpukan sampah di salah satu sudut di musium Banten. (Foto: TitikNOL)Tumpukan sampah di salah satu sudut di musium Banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sampah kertas bekas makanan dan minuman tampak berserakan di halaman Museum Negeri Banten, yang berada di Jalan Brigjen KH Samun, Kota Serang.

Sampah kertas dan plastik bekas makanan menumpuk di area parkir dan halaman museum.

            Diketahui pada hari Sabtu (21/4/2018) di museum tersebut menjadi lokasi Gubernur Banten menemui ribuan warga suku Baduy dalam acara seba Baduy.

            Usai berlangsungnya acara, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Banten yang bertaggung jawab dengan acara tidak melakukan pembersihaan di lokasi, dan terkesanan membiarkan sampah-sampah tersebut menumpuk hinga berhari-hari.

            Berdasarkan pantauan ada (23/4/2018) dini hari, tumpukan sampah kertas dan plastik masih terlihat menumpuk di area parkir dan juga halaman museum. Umbul-umbul bekas promosi cara juga masih terlihat masih terpasang, dan sebagian umbul-umbul rubuh.

            “Biasanya setelah acara langsung dibersihin, tapi ini engga. Itu sampah masih numpuk dimana-mana,” ujar salah satu petugas Satpol PP yang tengah berjaga di museum.

            Miris melihat kondisi museum yang berada di bangunan cagar budaya tersebut, dan dampak banyaknya sampah menumpuk dapat menyebabkan masyarakat risih untuk berkunjung ke museum.

            Sementara hingga saat ini, wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Dindikbud Banten. (red)

            Komentar