Soal Kabar Kedatangan TKA ke PT Cemindo, Gubernur : Dulumah Ribuan

Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Dok: Okezone)
Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Dok: Okezone)

SERANG, TitikNOL – Gubernur Banten Wahidin Halim, akan melakukan pemantauan terkait kabar kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke PT Cemindo Gemilang, perusahaan yang memproduksi semen merk Merah Putih yang berlokasi di Kecamatan Bayah.

“Saya belum tahu, tapi akan saya undang (instansi terkait, red) untuk memantau terus. Sekarang sudah kurang sih, dulu mah ribuan (TKA, red). Karena memang mereka tenaga tukang itu tenaga kasar,” ujar Wahidin Halim, saat diwawancarai TitikNOL belum lama ini.

Wahidin Halim pun mengaku akan meningkatkan pengawasan kedatangan TKA, dengan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Imigrasi Serang.

“Nanti kita juga minta imigrasi rapat kordinasi dengan Pak Wakil Gubernur,” tukasnya.

Baca juga: Warga Bayah Resah Lagi, Kedatangan TKA ke PT Cemindo Terus Disorot

Seperti diketahui, isu kedatangan TKA ke area pabrik milik PT Cemindo Gemilang terus menjadi sorotan. Salah satu tokoh Pemuda di Kecamatan Bayah Budi Supriyadi, bahkan menyebut, jika kedatangan TKA ke Bayah akan sama dengan jumlah TKA pada pembangunan pabrik pertama kali.

"Saat ini dugaan kuat saya akan sama (jumlah TKA yang akan datang). Jumlah TKA yang bekerja di pabrik baru milik Cemindo bisa mencapai 400 hingga 500 orang. Jumlah itu sama dengan waktu pertama kali pabrik dibangun," kata Budi saat dihubungi TitikNOL, Rabu 15/8/2018) malam kemarin.

Namun kata Budi, jumlah tersebut tidak akan didatangkan sekaligus oleh pihak perusahaan, melainkan secara bertahap. Dalam se bulan kata Budi, bisa dua kali hingga tiga kali pengiriman TKA ke PT Cemindo Gemilang.

"Itu biasanya tidak datang sekaligus. Hal itu menurut saya untuk mengelabui pihak terkait agar tidak terlacak," imbuhnya.

Baca juga: Wakil Gubernur Banten Sebut TKA di Banten Banyak yang Ilegal

"Makanya, saya dan teman-teman di sini akan terus buka mata dan buka telinga soal kedatangan para TKA ke sini. Saya pastikan, kami akan mengawasi secara maksimal. Jangan sampai wilayah kami kedatangan TKA yang tidak memiliki kualifikasi atau bahkan ilegal," tukasnya.

Seperti diketahui, kabar kedatangan TKA di Kecamatan Bayah terus mendapatkan sorotan dari sejumlah warga. Warga bahkan menduga, dari keseluruhan TKA yang bekerja di area pabrik milik PT Cemindo Gemilang, kebanyakan ilegal. (Tolib/Ryan/TN1)

Komentar